Teradata Megah Corporation

News

Penggunaan Core Banking Sistem (CBS) Teradata di BPR Tayu Dutapersada

Visits: 5

Gambar 1. Tim Implementasi BPR Tayu Dutapersada  dan PT. Teradata Megah

BPR Tayu Dutapersada (TDP) terus memperkuat langkah transformasi digital dalam rangka meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, serta mendukung perkembangan bisnis di tengah kebutuhan industri perbankan yang semakin dinamis. Sebagai bagian dari upaya tersebut, BPR Tayu Dutapersada melakukan perpindahan Core Banking System (CBS) ke sistem yang lebih modern, terintegrasi, dan mampu mendukung kebutuhan operasional perbankan secara berkelanjutan.

BPR Tayu Dutapersada merupakan bagian dari Group BPR Gunung Rizki. Sejalan dengan strategi penguatan dan standardisasi sistem dalam grup, BPR Tayu Dutapersada akan menggunakan CBS Teradata, yang sebelumnya telah digunakan oleh BPR Gunung Rizki. Penggunaan sistem yang sama diharapkan dapat menciptakan keselarasan proses bisnis, meningkatkan efisiensi pengelolaan operasional, serta memudahkan integrasi dan koordinasi antar entitas dalam grup.

Gambar 2. Diskusi antara BPR Tayu Dutapersada dan PT. Teradata Megah terkait Pelaksanaan Migrasi CBS

Proses perpindahan CBS tentunya tidak hanya mencakup perubahan sistem, tetapi juga melibatkan penyesuaian proses bisnis, konfigurasi parameter, migrasi data, pengujian sistem, hingga kesiapan pengguna. Oleh karena itu, implementasi CBS Teradata di BPR Tayu Dutapersada dilakukan melalui tahapan yang terstruktur dengan melibatkan berbagai pihak untuk memastikan setiap proses dapat berjalan sesuai kebutuhan dan standar operasional yang telah ditetapkan.
Tahapan Penting Implementasi Core Banking System
  1. Analisis Kebutuhan dan Gap Analysis
  2. Tahap awal dilakukan untuk memahami proses bisnis yang berjalan pada sistem lama, kebutuhan BPR, serta perbedaan antara sistem existing dengan CBS baru. Hasil dari tahap ini menjadi dasar dalam menentukan konfigurasi dan penyesuaian sistem, pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tanggal 12 s.d 14 Agustus 2025.
  3. Persiapan dan Konfigurasi Sistem
  4. Teradata melakukan penyesuaian dan pengembangan dari hasil Gap Analysis yang selanjutnya dilakukan konfigurasi sesuai dengan kebutuhan bisnis BPRTDP, meliputi parameter produk simpanan dan pinjaman, suku bunga, biaya, transaksi, user, hak akses, serta kebutuhan operasional lainnya.
  5. Pelatihan dan Persiapan Pengguna
  6. Tanggal 19 s.d 23 Januari 2026 dilaksanakan training  for trainer dimana tim BPR TDP memastikan transisi berjalan mulus dan corebanking dapat dipergunakan oleh end user. Selanjutnya kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh tim trainer BPR TDP kepada end user dalam pengaplikasian CBS teradata dengan tujuan agar end user memahami dan terbiasa dalam penggunaan CBS.
  7. Data Cleansing dan Mapping
  8. Salah satu tahapan paling krusial adalah memastikan data dari sistem lama memiliki kualitas yang baik sebelum dipindahkan. Data perlu dilakukan cleansing, validasi, mapping, dan rekonsiliasi agar dapat diterima dengan benar oleh sistem baru.
  9. Migrasi Data UAT
  10. sebelum pelaksanaan UAT, data yang telah dicleansing dilakukan proses migrasi dari sistem lama ke CBS Teradata. Migrasi tidak hanya mencakup data nasabah dan rekening, tetapi juga saldo, transaksi, pinjaman, simpanan, deposito, serta data historis yang diperlukan.
  11. User Acceptance Test (UAT)
  12. Dilaksanakan sejak bulan Maret 2026, User BPR TDP melakukan pengujian terhadap fungsi-fungsi CBS berdasarkan kegiatan operasional yang terjadi. UAT bertujuan memastikan sistem telah berjalan sesuai kebutuhan sebelum digunakan dalam operasional.
  13. Migrasi Data Live
  14. Pelaksanaan perpindahan core banking system (CBS) mulai dari kesiapan infrastruktur, upload data, pemeriksaan nominatif dilaksanakan pada tanggal 15 s.d 18 Agustus 2026
  15. Go-Live
  16. Setelah seluruh tahapan dinyatakan siap, maka tanggal 19 Agustus 2026 CBSTeradata mulai digunakan sebagai sistem operasional utama.
  17. Monitoring dan Pendampingan Pasca Go-Live
  18. Setelah go-live, Tim Implementasi Teradata hingga tanggal 21 Agustus 2026 melakukan monitoring, pendampingan untuk memastikan seluruh transaksi dan proses operasional berjalan dengan baikserta membantu penyelesaian apabila ditemukan kendala atau penyesuaian yang diperlukan oleh BPR TDP.

Gambar 3. Kegiatan Pelatihan Penggunaan Core Banking Sistem Teradata

Gambar 4. Monitoring dan Pendampingan Pasca Go-Live

Dengan diterapkannya CBS Teradata, BPR Tayu Dutapersada diharapkan memiliki fondasi teknologi yang semakin kuat untuk mendukung pengembangan bisnis ke depan. Selain meningkatkan efisiensi internal, penerapan sistem ini juga menjadi bagian dari komitmen BPR Tayu Dutapersada dalam memberikan layanan perbankan yang lebih aman, cepat, andal, dan sesuai dengan kebutuhan nasabah.